Waspada, 5 Pengawet Makanan Ini Harus Dihindari


Selasa, 19 November 2019
Label:
Advertisement
Resep Menggapai Sehat - Waspada, 5 Pengawet Makanan Ini Harus Dihindari

Di jaman yang serba praktis ataupun instan seperti saat ini, banyak sekali makanan-makanan yang diproduksi dalam kemasan. Tentunya hal ini akan mendorong adanya campuran bahan pengawet pada makanan tersebut.

Tidak dipungkiri lagi, bahan pengawet makanan memang membantu untuk menjaga produk makanan olahan agar tetap segar, atau dalam hal makanan seperti es krim, membantu mengentalkannya.

Baca Juga:

Namun, tidak semuanya baik untuk Anda. Bahkan kelima bahan pengawet makanan ini harus Anda hindari. Apa sajakah itu?

1. Asam benzoat (natrium benzoat)

Asam benzoat (natrium benzoat) berasal dari benzena kimia. Ini digunakan untuk membantu mencegah pertumbuhan ragi, yang dapat menyebabkan makanan rusak. Studi jangka pendek pada tikus menemukan gangguan pada sistem saraf pusat setelah pemberian asam benzoat dosis tinggi. Efek lain yang diamati termasuk penurunan berat badan dan perubahan bobot organ.

Catatan: Ini mengacu pada natrium benzoat yang digunakan sebagai pengawet hanya dalam produk makanan.

Baca juga penjelasan mengenai Sodium Benzoate dan efeknya.

sumber gambar

2. Polysorbate 80

Polysorbate 80 digunakan sebagai pengemulsi dalam makanan tertentu, termasuk es krim. Penelitian telah mengaitkannya dengan infertilitas dan syok anafilaksis.

3. Kalium sorbat

Kalium sorbat berasal dari asam sorbat sebagai garam kalium. Ini digunakan untuk mencegah pertumbuhan jamur dan ragi. Itu dianggap aman untuk dikonsumsi manusia, tetapi telah dikaitkan dengan berbagai efek samping, termasuk diare dan asma.

4. Karagenan

Karagenan berasal dari rumput laut merah, dan digunakan untuk memperbaiki tekstur makanan. Ini sering digunakan sebagai alternatif vegan untuk gelatin. Bahan ini dapat ditemukan di berbagai produk makanan, termasuk susu dan susu nabati seperti santan. Studi telah mengaitkannya dengan masalah pencernaan dan kanker.



5. BHA

BHA adalah kependekan dari butylated hydroxyanisole, dan ditambahkan untuk mencegah oksidasi dalam makanan dengan lemak dan minyak. Berdasarkan bukti dari penelitian pada hewan lab, itu dianggap sebagai karsinogen manusia yang mungkin. Dengan kata lain, itu bisa menyebabkan kanker.

-------------
Wow, ternyata sebegitu berbahayanya bahan pengawet makanan ini. Sehingga jika terus menerus kita konsumsi, dampak jangka panjangnya sudah bisa ditebak, dapat memicu penyakit. Untuk itu berhati-hatilah dalam mengonsumsi makanan olahan dalam kemasan.

Sumber Bacaan


Artikel Menarik Lainnya:



FOLLOW and JOIN to Get Update!


0 komentar:

Posting Komentar

Recomended For You:

loading...
loading...